Kata Sesepuh Agraria

Siapa Bilang Reformasi Agraria Itu Hanya Bagi-bagi Tanah?

Baca Selengkapnya »

Konflik Agraria Harjokuncaran: Ribuan Warga Hadiri Pertemuan Dengan Pakar Pertanahan

Kategori: Berita Agraria - Dibaca: 3814 kali
Selasa, 14 Agustus 2012 - 15:51:22 WIB
 

Terimakasih, Saat Ini Anda Sedang Berada Dalam Halaman: HOME » Berita Agraria » Konflik Agraria Harjokuncaran: Ribuan Warga Hadiri Pertemuan Dengan Pakar Pertanahan

SACOM (SUARAAGRARIA.COM) - SUARAAGRARIAcom, Malang:  Pasca bentrok dengan prajurit TNI sebulan silam, ribuan masyarakat Desa Harjokuncaran, Kecamatan Sumbermmanjing Wetan, Kabupaten Malang, Senin (13/8/2012) antusias menghadiri pertemuan di balai desa setempat, guna membahas masalah sengketa tanah dengan Kodam V Brawijaya.

"Pertemuan ini untuk menanyakan langsung kepada BPN soal tanah yang dikuasai TNI," tegas Kepala Dusun Mulyosari, Desa Harjokuncaran Zamroni Senin (13/8/2012)..

Lanjutnya, dalam pertemuan ini warga tidak mengundang pihak TNI AD karena kesepakatan bersama antar warga.

Selain warga, minus pihak TNI AD, yang diundang hadir adalah Kabag Hukum Pemkab, Ahli Hukum Pertanahan Universitas Brawijaya Malang, dan juga Badan Pertanahan Nasional (BPN) Malang Bidang Landreform.

Ribuan Warga tampak sangat antusias mengikuti pertemuan itu. Buktinya banyak pertanyaan yang digulirkan warga kepada BPN. Sebagian besar mempertanyakan bagaimana kejelasan dan kelanjutan lahan yang diklaim milik masyarakat setempat.

Atas pertanyaan itu, Muhammad Anas, Kasi Pengaturan dan Penataan Pertanahan BPN Malang menerangkan bahwa hingga kini pihaknya masih terus melakukan pengawalan terhadap persoalan sengketa tanah tersebut.

Menurutnya, hingga kini BPN juga masih menunggu data-data selengkapnya dari kedua belah pihak, baik dari warga Harjokuncaran maupun dari Puskopad.

Sementara itu, Petugas BPN Bagian Landreform menerangkan sejarah konsep land reform. Menurutnya, pelaksanaan reforma agraria dimulai pada tanggal 17 agustus 1960 oleh Presiden Ir. Soekarno. Tujuannya tidak lain adalah demi kesejahteraan masyarakat Indonesia.

(sup/ed.olo)

BACA JUGA BERITA INI:SPI: Ratusan Konflik Agraria Terjadi Sepanjang Tahun 2011Kakan BPN Sumbawa: Pemahaman Masyarakat Tentang Peraturan Pertanahan Masih MinimWalhi: Sengketa Agraria Berdarah, Reformasi Agraria Tak Bisa DitawarKonflik Agraria Jadi Tema Demo Peringati Hari HAM Internasional
** Jaringan Internet Anda Lamban? Silahkan Pindah ke Versi Ringan, Link: SUARAAGRARIA.COM Mobile VersionTAG TERKAIT ... mafia tanah | land reform | agra | suaraagraria.com tag ...



16 Komentar

suka_Suika
14 September 2012 - 14:05:25 WIB
oooh TNI ku......riwayatmu

abraham
14 September 2012 - 13:49:45 WIB
entahlah ...
asux
14 September 2012 - 13:49:05 WIB
@abraham: ya, setuju bro, tapi kenapa kayak begini dialognya belakangan terus????

abraham
14 September 2012 - 13:47:53 WIB
@asux: gak ada kata telat buat dialog bro

asux
14 September 2012 - 13:47:06 WIB
welehhh kenapa pas udah bentrok baru ada dialog???


<< First | < Prev | 1 | 2 | 3 | ... | 4 | Next > | Last >>














Isi Komentar :
Nama :
Email :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)