Kata Sesepuh Agraria

Siapa Bilang Reformasi Agraria Itu Hanya Bagi-bagi Tanah?

Baca Selengkapnya »

PMRM Soal Kenaikan BBM: BLSM Itu Racun & Tidak Mendidik, Lebih Baik Lakukan Penghematan APBN

Kategori: Berita Umum - Dibaca: 1016 kali
Rabu, 05 Juni 2013 - 13:41:41 WIB
 

Terimakasih, Saat Ini Anda Sedang Berada Dalam Halaman: HOME » Berita Umum » PMRM Soal Kenaikan BBM: BLSM Itu Racun & Tidak Mendidik, Lebih Baik Lakukan Penghematan APBN

SACOM (SUARAAGRARIA.COM) - Persatuan Mahasisswa Riau Malaysia (PPRM) menolak keras kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Terlebih lagi kompensasinya, Bantuan Langsung Tunai (BLT) atau BLSM, yang menyesatkan, tidak solutif dan racun bangsa.

“BLT atau BLSM sebagai kompensasi kenaikan BBM hanyalah solusi sesaat, tidak mendidik dan merupakan racun bagi bangsa ini,” tegas Mohammad Subhan, Presiden PPRM  (5/6).

Selain tidak medidik dan meracuni, tidak ada jaminan pula kalau BLT sampai ke tangan yang berhak. “Menurut kami, lebih baik pemerintah melakukan penghematan APBN, misalnya terkait anggaran kedinasan,” tegasya.

Menurutnya, dari kepanjangan BLSM saja: Bantuan Langsung Masyarakat Sementara. ada kata sementaranya. Jelas kompensasi BBM itu hanya sementara tidak jangka panjang, alias instan.

Lanjut Subhan, ada hal-hal penting yang bisa dilakukan pemerintah, seperti kesehatan rakyat, pendidikan rakyat, fasilitas rakyat. Sebab jika kesehatan, pendidika dan fasilitas  rakyat berkualitas, tentu BLT/BLSM tidak diperlukan lagi.

Baca Juga:
Migran Care: Pendidikan Bagus, BLT Tak Diperlukan

Subhan juga mengkritik pernyataan Menteri Keuangan, Muhammad Chatib Basri, yang dengan enteng memastikan naiknya harga BBM bersubsidi itu tidak akan berdampak pada rakyat miskin. Ia juga yakin bahwa kebijakan itu tidak akan menyebabkan angka kemiskinan yang saat ini berada di kisaran 9,5 sampai 10,5 persen ikut naik.

“Ini Pembohongan Publik Terbesar yang Beliau buat. Tolong, apakah sudah diresearch secara menyeluruh sebelum di lakukan kenaikan BBM dan dampak nya seperti apa serta apa solusi nya kalau dampak nya seperti ini?” tanyanya.  

“Kalau mau di naikkan KAMI TANTANG DENGAN SUARA YANG LANTANG tolong berikan kepada kami bagaimana pembuktian kalau naik nya BBM yang mempunyai Dampak Perekonomian Indonesia meningkat dan siapa yang meresearch dan apakah tidak bertambah nya kemiskinan di indonesia,” tegasnya.

Menurut Subhan setidaknya ada enam dampak dari kenaikan BBM, yakni:
1. Seluruh harga Barang jadi akan naik (Kebutuhan Sekunder maupun Primer)
2. masyarakat Menengah Ke bawah akan menangis dan menjerit
3. bertambah nya kemiskinan
4. bertambah nya maksiat disebabkan susah nya mencari uang.
5. Transportasi akan naik
6. taraf kehidupan di berbagai wilayah se Indonesia akan naik akan tetapi gaji upah minimum tidak pernah naik.

BACA JUGA BERITA INI:LPSK: Nyanyian Nazar Berbahaya, Lebih Baik Ia Diam SajaRizal Ramli: Kenaikan BBM Susahkan Rakyat, Mending Sikat Saja Mafia MigasPKS: Kompensansi Kenaikan BBM Dengan Bantuan Langsung Adalah Cara InstanDemo Tolak Kenaikan Harga BBM di Ternate Berujung Penembakan Wartawan dan Mahasiswa
** Jaringan Internet Anda Lamban? Silahkan Pindah ke Versi Ringan, Link: SUARAAGRARIA.COM Mobile VersionTAG TERKAIT ... humaniora | suaraagraria.com tag ...



0 Komentar














Isi Komentar :
Nama :
Email :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)